Stressor yang sama dapat dipersepsi secara berbeda, yaitu dapat sebagai peristiwa yang positif dan tidak berbahaya, atau menjadi peristiwa yang berbahaya dan mengancam. Penilaian kognitif individu dalam hal ini nampaknya sangat menentukan apakah stressor itu dapat berakibat positif atau negatif. Penilaian kognitif tersebut sangat berpengaruh terhadap respon yang akan muncul (Selye, 1956).
Berdasarkan Kesibukan sehari-hari, ditambah dengan masalah yang datang dan pergi, seringkali membuat kita stress. Stres sering kali diidentikkan dengan emosi negatif yang berakibat buruk bagi kesehatan. Namun, stres ternyata tidak selamanya buruk. Ada pula stres yang memiliki manfaat baik.
Berikut ini adalah beberapa jenis stres yang perlu Anda kenali.
¯ Stres baik
Stres tidak hanya dipicu sepenuhnya oleh pengalaman negatif. Bahkan, pengalaman positif juga dapat membawa stres, seperti upacara kelulusan atau pernikahan. Namun, tipe stres seperti ini dalam dosis kecil sebenarnya baik untuk sistem imun kita. Selain itu, tipe stres ini juga dapat membuat banyak orang lebih mudah untuk menciptakan tujuan dan menikmati proses mencapainya dengan penuh energi.
¯ Distres internal
Ini adalah tipe stres yang buruk. Distres merupakan tipe stres negatif hasil dari pengalaman buruk, ancaman, atau perubahan situasi yang tidak terduga dan tidak nyaman. Pada dasarnya, tubuh kita menginginkan rasa aman sehingga apabila rasa tersebut terusik, tubuh pun mengalami distres.
¯ Distres akut
Distres akut terjadi ketika seseorang mengalami distres yang dipicu oleh peristiwa buruk yang berlalu dengan cepat. Sementara stres kronik terjadi ketika seseorang harus menahan stres dalam waktu yang lama. Kedua tipe stres ini akan memicu timbulnya hiperstres.
¯ Hipostres
Ternyata hari-hari tanpa kekhawatiran dan tantangan juga dapat memicu tipe stres lainnya, yaitu hipostres. Hipostres merupakan “ketidakadaan” stres, tetapi bisa juga diartikan kebosanan yang ekstrem. Seseorang yang mengalami hipostres mungkin merasa tidak tertantang, tidak memiliki motivasi untuk melakukan apa pun. Hipostres dapat memicu perasaan depresi dan kesia-siaan.
¯ Eustres
Eustres merupakan stres yang sangat berguna lantaran dapat membuat tubuh menjadi lebih waspada. Eustres membuat tubuh dan pikiran menjadi siap untuk menghadapi banyak tantangan, bahkan bisa tanpa disadari. Tipe stres ini dapat membantu memberi kekuatan dan menentukan keputusan, contohnya menemukan solusi untuk masalah.
Gejala Seseorang Terkena Stres
- Sulit Tidur
- Mengeuarkan keringat secara berlebihan
- Otot Menjadi Tegang
- Sesak Bernafas
- Badan Gemetar
- Jantung Berdebar
- Lemas
- Sakit Perut Atau Kepala
- Pusing
- Mulut Terasa kering
- Kesemutan
Melakukan Meditasi
Meditasi merupakan teknik rileksasi dengan cara mengosongkan pikiran, memfokuskan pikiran, berlatih mengatur pola nafas, merilekskan tubuh dan membersihkan pikiran dari hal hal penyebab stres. Meditasi bisa juga dibarengi dengan memilih tempat yang sepi atau tenang, berada disekitar air yang mengalir, dan udara luar yang segar. Stres yang terus menerus membuat tubuh Anda tegang, sehingga dengan meditasi tubuh Anda bisa lebih santai dan stres pun berkurang.
Relaksasi secara Berkala
Cara mengatasi stress yang pertama
adalah relaksasi. Orang yang stress pada umumnya terbebani pikiran
negatif yang membuat emosi orang tersebut menjadi tidak stabil.
Mendatangkan perasaan relaks atau nyaman adalah cara yang tepat
mengatasi orang stress. Body massage atau pemijatan tubuh adalah salah
satu cara membuat seseorang merasa rileks. Selain itu pemijatan tubuh
ini juga sangat baik dalam menormalkan tekanan darah. Orang yang
mengalami stress akan lebih mudah mendapatkan kualitas tidur yang lebih
baik. Jadi melakukan relaksasi adalah cara yang sangat tepat digunakan
untuk mengatasi orang stress.
Ajak Olah Raga secara Lebih Teratur
Olah raga adalah aktivitas yang sangat
menguntungkan tubuh karena baik untuk kesehatan jasmani seseorang. Orang
yang mengalami stress pada umumnya juga akan mengalami gangguan
kesehatan karena sistem kekebalan tubuhnya melemah
.
Hindari Konsumsi Minuman Beralkohol
Merupakan asumsi yang salah apabila
dengan meneguk minuman beralkohol dapat menghilangkan stress. Faktanya
yang terjadi minuman beralkohol hanya membuat tingkat kesadaran otak
melemah sehingga tidak dapat berpikir cermat, sehingga untuk beberapa
saat seseorang yang stress seolah merasa rileks, namun setelah efek
alkoholnya hilang justru orang tersebut akan merasakan stress yang lebih
besar dari sebelumnya. Jadi cara mengatasi orang stress secara tepat
yang terakhir yakni jangan pernah membiarkannya mengkonsumsi minuman
beralkohol supaya tidak memperburuk kondisi kesehatan fisik maupun
mentalnya.
Sibukkan Diri dengan Hobi
Orang yang sedang mengalami stress akan
terpaku pada pikiran negatif yang membuatnya down secara mental. Apabila
orang – orang disekelilingnya tidak mengetahui bagaimana cara mengatasi
orang stress secara tepat tentunya kondisinya juga sulit untuk
mendekati proses penyembuhan. Pada beberapa kasus, stress juga bisa
disebabkan karena rutinitas yang selalu menegangkan atau membebani
pikiran seseorang. Jadi usahakan kita menyibukannya dengan aktivitas –
aktivitas yang berkaitan dengan hobi yang ia miliki. Hal ini tentunya
akan membuat pikiran – pikiran yang bersifat negatif teralihkan dengan
adanya kesibukan atas kegiatan yang ia sukai.
Liburan
Aromaterapi
Aroma memiliki efek yang sangat
mempengaruhi emosi manusia sebab indra penciuman merupakan indra yang
berhubungan dengan sistem limbik sebagai pusat kendali emosional dalam
otak manusia. Oleh karena itu, aromaterapi bisa menjadi salah satu
terapi yang dapat merangsang emosi manusia. Adapun beberapa jenis
aromaterapi yang bisa dicoba adalah sebagai berikut:
- Lavender, merupakan aroma yang jika dihirup mampu membantu memperlambat aktivitas otak yang awalnya cepat karena pengaruh stres. Dengan aktifitas yang lambat ini, tentu seseorang bisa merasa santai dan tenang sehingga stres bisa hilang.
- Melati, merupakan aromaterapi yang ampuh untuk menenangkan saraf yang tegang. Selain itu, minyak melati dapat mengatur kadar stres, kecemasan hingga rasa gembira yang berlebihan.
- Mawar dan germanium, memiliki aroma bunga yang mampu menghilangkan kecemasan karena minyak ini mampu menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh sehingga membuat tubuh menjadi lebih rileks.
- Minyak bergamot, merupakan aromaterapi yang berasal dari kulit buah jeruk mentah sehingga minyak ini memiliki aroma khas seperti buah jeruk. Aromaterapi ini dapat membantu hipotalamus pada otak menjadi lebih tenang, sehingga minyak bergamot ini sangat dianjurkan untuk meredakan stres serta kecmasan yang berlebihan.
- Ylang-ylang, juga merupakan aromaterapi yang dapat menghilangkan stres. Caranya dengan mencampurkan minyak bergamot dengan minyak ini untuk mendapatkan aroma yang diinginkan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar